Pemkot Palu Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Terapkan Budaya Sadar Bencana
Melalui edaran Wali Kota Palu, masyarakat diimbau meningkatkan mitigasi dan kesiapsiagaan bencana melalui simulasi rutin setiap tanggal 26, penyediaan infrastruktur evakuasi, serta penyebarluasan informasi kebencanaan.

Keterangan Gambar : Pelaksanaan Simulasi Gempa Bumi di Kantor BPBD Kota Palu
Pemerintah Kota Palu mengimbau seluruh
lapisan masyarakat untuk menerapkan budaya sadar bencana sebagai upaya
meningkatkan kesiapsiagaan dan mengurangi risiko bencana di wilayah Kota Palu.
Imbauan tersebut tertuang dalam edaran
Wali Kota Palu yang mewajibkan seluruh lapisan masyarakat, baik secara individu
maupun melalui organisasi, komunitas, perkantoran, dan dunia usaha, untuk
berperan aktif dalam melaksanakan budaya sadar bencana.
Penerapan budaya sadar bencana
mencakup berbagai upaya, antara lain mitigasi, peningkatan kesiapsiagaan, serta
pencegahan dan pengurangan risiko bencana. Langkah ini diharapkan dapat
membangun kesadaran bersama agar masyarakat lebih siap menghadapi potensi
bencana.
Baca Lainnya :
- Pemkot Palu Gencarkan Pembagian Masker untuk Lindungi Masyarakat dari Dampak Asap Karhutla0
- Seminar Akhir Penilaian IKD Kota Palu Tahun 2026, Perkuat Ketahanan Daerah0
- Rangkaian Pelaksanaan Peringatan HKBN 2026 di Kota Palu : Membangun Budaya Siaga dan Masy. Tangguh0
- Infografis Kejadian Bencana Triwulan I Kota Palu0
- Laporan Kejadian Banjir Sungai Pondo dan Sungai Kawatuna0
Adapun kegiatan yang dapat
dilaksanakan meliputi simulasi kebencanaan setiap tanggal 26 pada bulan
berjalan, penyediaan infrastruktur evakuasi, serta penyebarluasan informasi
kebencanaan melalui media digital maupun konvensional.
Melalui penerapan budaya sadar bencana
secara berkelanjutan, diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat meningkatkan
pemahaman, kesiapan, dan kepedulian terhadap keselamatan diri serta lingkungan,
sehingga tercipta masyarakat Kota Palu yang tangguh dan siaga dalam menghadapi
bencana.

